Tantangan Kamis Menulis
18 Februari 2021
"Bahadur"
Oleh : kusnadin
Bahadur menurut KBBI mempunya makna pahlawan; satria dan gagah berani, dan bahadur yang utama dalam hidup saya adalah kedua orang tua.
Ayah merupakan sosok satria yang gagah berani dalam keluarga, sedangkan Ibu adalah pahlawan dalam rumah tangga. Maka sangat pantas jika orang tua kita jadikan bahadur dalam hidup kita masing-masing.
Setiap keluarga mempunya kisah perjalanan yang berbeda-beda, begitu juga dengan anak-anak memiliki cerita masing-masing tentang perjuangan kedua orang tuanya. Orang tua yang bermata pencaharian sebagai petani, akan berbeda ceritanya dengan orang tua yang menajdi pedagang. Demikian juga dengan orang tua yang bekerja sebagai pengusaha tentu memeiliki kisah perjuangan yang berlainan dengan orang tua yang penjadi pendidik. Orang tua merupakan sosok Ayah dan Ibu yang pantas disebut sebagai bahadur dalam hidup, karena dari ayah dan ibu kita melakukan proses pejalaran yang pertaman dan utama.
baca juah https://kusgurusmp3lingsar.blogspot.com/2021/02/cerita-masa-kecil-oleh-kusnadin-lahir.html
Orang Tua Pahlawanku
Ayah merupakan sosok Bahadur dalam hidup yang gagah berani dalam keluarga. Figur ayah selalu jadi panutan dan tauladan dalam keluarga. Karena dari ayah kita belajar kerja keras, tidak putus asa dan menjadi pejuang sejati. Dari seorang ayah kita belajar mencintai keluarga, dan tanggung jawab. Selain itu ayah juga mengajarkan bagaimana dia melindungi anggota keluraganya dari segala bahaya dan bencana yang akan menimpa keluarganya.
Ayah siap melakukan apapun untuk memenuhi kebutuhan keluarganya, oleh karena ia rela pergi pagi pulang malam demi memenuhi kebutuhan keluarganya. Ia tidak pernah putus asa berusaha mencari rezeki untuk menafkahi istri dan anak-anaknya. Ia juga selalu melindungi anggota keluarganya dari segala gangguan dan bahaya yang akan menimpa. Hal itu menunjukan betapa seorang ayah mencintai kelurganya.
Selain Ayah ada sosok Ibu yang menjadi bahadur dalam hidup rumah tangga. Ibu bersusah payah dalam mengandung selama sembilan bulan, selain itu beliau juga berjuang antara hidup dan mati untuk melahirkan kita ke dunia. Ia selalu bangun lebih pagi untuk menyiapkan kebutuhan suami yang akan mencari nafkah, serta kebutuhan anak-anak yang akan sekolah. Beliau mampu melakukan beberapa pekerjaan dalam waktu yang samaan, memasak sambil manjaga anaknya, menyuci sekaligus memandikan anak-anaknya.
Marilah kita mengingat kembali perjuangan kedua orang tua kita, yaitu ayah yang berjuang untuk memenuhi segala kebutuhan dan ibu menyiapkan segala kebutuhan hidup setiap hari. Apabila hari ini sosok Ayah dan Ibu kita masih ada, maka kita berdoa semoga Allah SWT memberi umur yang panjang, serta selalu sehat. Dan jika orang tua telah meninggal dunia, maka jangan lupa untuk selalu kirimkan doa supaya mereka mendapatkan kenkmatan kubur serta dijauhkan dari segala siksaan di alam kubur. Aamiiin!!!



